Bahaya Blind Spot Ketika Berkendara

Bahaya Blind Spot Ketika Berkendara – Sebagai pengendara mobil, pastinya Anda sering mendengar dengan sebutan Blind Spot. Blind Spot ialah area yang ada di luar jangkauan pengemudi serta tidak terlihat bahkan dengan kaca spion atau kaca depan juga belakang sekalipun. Hal tersebut pasti hampir ditemui di setiap kendaraan yang biasanya berbeda tergantung dari desain dari mobil itu sendiri.

Pada prinsipnya blind spot ialah bidang pandang yang tidak terlihat, penyebabnya bisa karena bentuk, dimensi, muatan kendaraan, lingkungan, jalan berkelok-kelok serta kemacetan. Penyebab lainnya ialah cuaca, hujan maupun kabut bisa memperbesar area blind spot.

Bahaya Blind Spot Ketika Berkendara

Blind spot merupakan titik lemah dalam berkendara, karena blind spot juga dipercaya sebagai salah satu faktor utama penyebab kecelakaan. Perlu diketahui, masing-masing kendaraan memiliki titik buta yang berbeda-beda. Di mana semakin besar kendaraan berarti area blind spot pun kian besar. Contohnya, mobil penumpang di sebelah kiri dan kanan pengemudi, sementara mobil box dan truk, pandangan melalui cermin tengah tidak ada.

Oleh sebab itu setiap pengemudi wajib mengerti cara mengatasinya juga mengantisipasi blind spot dengan memanfaatkan seluruh fitur pada kendaraan.

Desain dasar kendaraan yang pasti menyebabkan blind spot ialah pilar A. Pilar di kanan dan kiri dibagian paling depan kabin kendaraan ini menghalangi visibilitas pengemudi. Pandangan yang tertutup paling besar di pilar A sebelah kanan atau terdekat pengemudi.

Lihat untuk Promo Akhir Tahun Mitsubishi Bandung 2019

Pastikan selalu memposisikan kaca spion kendaraan semaksimal mungkin sejajar dengan bodi kendaraan, dan fokuskan ke luar dari kendaraan. Selain itu juga selalu memakai spion standar pabrikan, karena telah didesain khusus dan teruji. Perhatikan juga disaat akan mendahului kendaraan lain, pakailah lampu sein, perhatikan spion juga wajib untuk memastikan sisi tersebut aman.

Terakhir ialah selalu menjaga jarak aman serta kenali blind spot kendaraan lain. Selanjutnya pastikan tidak berlama-lama di area blind spot kendaraan lain, terutama apabila berkendara di sekitar kendaraan besar, seperti trailer, truk gandengan, bus, dan sebagainya. Bila terpaksa, sesegera mungkin keluar dari wilayah blind spot kendaraan lain dengan menyalip atau menjauh mundur hingga berada pada posisi yang terpantau oleh pengemudilainnya.

Sumber Mitsubishi Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *