Lompat ke konten
Beranda » All New Toyota Veloz Naik Kelas

All New Toyota Veloz Naik Kelas

Sahabat Toyota Bandung, Pada Pameran otomotif sejagat nasional GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021 telah tercatat data dari SPK yang berhasil mereka capaiselama 11 hari pelaksanaan GIIAS 2021. Klasemen utama adalah Toyota Astra Motor(TAM) selaku APM dari Toyota di Indonesia. TAM membeberkan datanya bahwa merekaberhasil memperoleh 4.502 SPK selama pelaksanaan GIIAS 2021. Duet baru disegmen LMPV yaitu All New Toyota Avanza dan All New Toyota Veloz berhasilmenduduki posisi pucuk dalam hal jumlah SPK.

All-New-Toyota-Veloz-Bali-728x406

All New Toyota Veloz yang telah diperkenalkan pada akhir 2021. Generasi teranyar ini telah di upgrade dengan beragam fitur yang mampu mendukung mobilitas para pemiliknya.

Bukan itu saja, aspek keselamatan para pemakai kendaraan juga mendapatkan perhatian serius dari Toyota. Dengan fitur Toyota Safety Sense (TSS) yang terdapat pada All New Veloz, Toyota ingin memastikan keselamatan para pengemudi,penumpang, hingga pedestrian dijalan.

Toyota Safety Sense ini juga dibalut dengan dua kamera yang berada di kaca depan mobil. Dua kamera tersebut mempunyai fungsi sangat penting untuk menjamin keselamatan saat berkendara. Alasanya, kamera tersebut memiliki radar untuk mendeteksi potensi kecelakaan.

All-New-Toyota-Veloz-AutonetMagz-728x406

Oleh karena itu, TSS yang terdapat pada All New Veloz juga dilengkapi dengan bermacam – macam fitur seperti Pre-Collision Warning and Pre-Collision Braking, Pedal Missoperation Control, Lane Departure Warning and Lane Departure Prevention, dan Front Departure Alert.

Baca juga: Harga Toyota Avanza Bandung 2022

Dari keseluruhan fitur tersebut, para pemilik kendaraan akan memiliki banyak manfaat yang berbeda-beda. Khusus untuk fitur Pre-Collision Warning and Pre- Collision Braking memiliki kemampuan untuk mengurangi risiko tabrakan dengan kendaraan lain di depan.

Fitur ini berfungsi dari kamera sensor yang terdapat pada kaca depan. Padaproses deteksi potensi kecelakaan, sensor akan memberi instruksi buzzer untuk mengeluarkan bunyi peringatan. Jika peringatan tersebut tak digubris dan pengemudi tidak melakukan pengereman, maka secara otomatis sistem tersebut mengerem ban untuk mencegah terjadinya kecelakaan.

Selanjutnya yaitu Pedal Missoperation Control yang sangat bermanfaat saat berada di lampu merah atau parkiran. Karena fitur ini mampu memberikan pengereman secara otomatis jika pengemudi tidak sengaja menginjak pedal gas.

Kemampuan fitur Pedal Missoperation Control tidak terlepas dari peran sensor kamera pada bagian depan. Jika dalam kondisi berhenti, maka sensor tersebut akan mendeteksi benda pada bagian depan mobil.

Baca juga: Kredit Toyota Avanza Bandung 2022

Jika sensor tersebut mendeteksi ada benda yang terdapat di depan dan mobil tidak sengaja maju mendekati objek tersebut, maka secara otomatis kendaraan akan melakukan pengereman.

Berlanjut ke fitur selanjutnya yakni Lane Departure Warning and Lane Departure Prevention. Fitur ini akan mendeteksi marka jalan saat All New Veloz sedang berjalan. Tak hanya itu, fitur ini juga mampu mengoreksi setir secara otomatis jika mobil yang sedang melaju keluar dari marka jalan.

Lalu bagaimana caranya untuk menyalip kendaraan saat berada di jalan raya? Untuk menyalip kendaraan, para pemilik All New Veloz hanya perlu menyalakan lampu sen maka secara otomatis Lane Departure Warning and Lane Departure Prevention sementara akan dinonaktifkan. Tapi, jika kendaraan sudah berada
posisi yang pas dan mematikan lampu sen maka secara otomatis fitur tersebut akan kembali bekerja.

Jika fitur di atas banyak berbicara mengenai pengereman otomatis dan setir semi otonom, namun Front Departure Alert memiliki kemampuan sistem kerja yang cukup berbeda.

Melalui kamera radar yang terdapat di kaca depan All New Veloz, buzzer akan memberikan pemberitahuan jika kendaraan lain di depan telah berjalan. Kemampuan tersebut tentu akan terasa enjoy apabila All New Veloz sedang berada di lampu merah atau beriringan dengan kendaraan lain.

Rasa Mengemudi Veloz Baru

all-new-veloz
Transformasi Mesin di All New Toyota Veloz berhasil mengubah banyak hal yang krusial di mobil ini. Pertama, karena menggunakan FWD, maka secara tidak langsung respon mesin saat gas diinjak jadi lebih spontan. Apalagi faktanya All New Toyota Veloz menggunakan D-CVT yang memiliki planetary gear untuk
memberikan sentakan yang lebih kuat di awal. Mobil ini pun masih tergolong lincah untuk dikendarai. Malahan, rasa berkendaranya jadi jauh lebih mirip Toyota Raize, namun dengan body yang lebih bongsor dan juga getaran yang jauh lebih minim.

Mesin-All-New-Toyota-Veloz-728x406

Perihal masalah mesin, All New Toyota Veloz masih menggunakan mesin 2NR-VE yang sama dengan versi lammanya, namun format penempatannya kini berubah untuk mengakomodir sistem gerak roda depan. Untuk peforma, walaupun mesin di All New Toyota Veloz masih sama, namun ubahan format jadi FWD memberikan mesin ini rasa berkendara yang lebih baik.

Rasa Penumpang di Veloz Baru
Seandainya impresi mengendarai All New Toyota Veloz berakhir positif, maka hal yang sama juga terjadi saat kita duduk di bangku baris kedua dan ketiga. Ruang kepala dan ruang kaki di All New Toyota Veloz sangat melimpah. Selama duduk di baris kedua, hampir semua yang kita butuhkan sebagai standar sebuah MPV sudah tersedia. Kantong di bangku baris kedua ada banyak, cup holder juga melimpah,
colokan USB ada 2, serta AC baris kedua yang bisa dikontrol dengan mudah.

Dashboard-All-New-Toyota-Veloz-728x406

Kelihatanya banyak yang akan menyoroti bentuk double blower All New Toyota Veloz yang mirip blower angin di Calya, tapi yang penting adalah fungsinya. Berbicara masalah fungsi, kita agak tersoroti hadirnya layar di baris kedua yang dirasa agak kurang berguna, kecuali jika memang ingin menonton video selama perjalanan. Daripada itu, armrest di baris kedua memang sangat nyaman, namun akan lebih baik bila kemiringannya bisa disesuaikan.

Untuk hal lain yang terapresiasi saat menjadi penumpang adalah seatbelt reminder yang akan menyala saat kita belum menggunakannya, dan akan bunyi saat kita melepas selama mobil berjalan. Selain itu, di tipe tertinggi yang kami gunakan, Toyota telah membekali mobil ini dengan airbags yang lengkap hingga
side dan curtain airbag. Duduk di baris ketiga, kami pun bisa memaksimalkan akomodasi berkat sofa mode yang dimilikinya.

Mode ini menggabungkan baris kedua dan ketiga menjadi satu sehingga kaki bisa selonjoran ke depan, namun disaat yang bersamaan masih bisa menggunakan seatbelt. Oiya, untuk urusan bantingan, All New Toyota Veloz memiliki bantingan yang empuk, walaupun belum seempuk rivalnya yang juga baru saja facelift. Hanya saja, bantingan di All New Toyota Veloz sudah jauh meningkat dibandingkan sebelumnya. Body roll saat berbelok juga masih bisa diterima dengan wajar. Hanya saja, saat melewati jalan tol yang banyak sambungan dengan kecepatan tinggi, suspensinya agak sedikit mengayun.

Veloz Kini Naik Kelas


Overall, ubahan di All New Toyota Veloz membuat mobil ini jadi jauh berubah dibandingkan versi terdahulu. Toyota nampak ingin menaikkan kelas dari Veloz sehingga ada 1 tingkat di atas Avanza. Penggunaan material softtouch (walau tak banyak), ambient light, wireless charging, android auto, dan juga panel instrumen digital sukses membuat mobil ini nampak wah. Selain itu, fitur TSS yang disematkan juga bisa bekerja secara efektif, khususnya di kota besar maupun di jalanan bebas hambatan.

Ruangnya bertambah lega, dan disetirnya jauh terasa mobil dibandingkan yang lama. Untuk konsumsi BBM, All New Toyota Veloz juga mencatatkan angka 9,8 km/liter saat kami menghitung di Makassar – Bulukumba Pulang pergi, dan 1:12 selama berkendara di Bali (Denpasar – Kintamani – Ubud – Denpasar). Tentunya angka tersebut masih bisa berubah sesuai dengan gaya berkendara dan jumlah muatan. Hanya saja, nampaknya ketangguhan ala Veloz lama yang akan menghilang di versi terbaru ini.

oto.detik.com,autonetmagz.com