Jika Sasis Mulai Menyanyi

203
com_content.article
(2 votes, average 3.00 out of 5)
Jika Sasis Mulai Menyanyi3.00 out of 50 based on 2 voters.


Komponen sistem transmisi ini apabila mengalami kerusakan maka akan terdengar bunyi-bunyi yang tak nyaman di telinga. Lakukan pemeriksaan bagian-bagian mana yang menimbulkan bunyi sehingga bisa dideteksi kerusakan apa yang terjadi. Pemeriksaan dilakukan sambil menjalankan mobil dan amati semua bunyi yang terdengar.

1. Bunyi mendengung/menggerung

  • Jika terdengar bunyi mendengung/menggerung saat kendaraan mulai bergerak kemungkinan bantalan roda sudah aus. Perlu tindakan untuk mengganti gemuk bantalannya atau jika sudah aus parah perlu diganti semua.
  • Jika terdengar suara menggerung dari belakang untuk mobil dengan jenis penggerak roda belakang, maka kemungkinan ada masalah pada pedal gasnya. Bunyi mengorok keras akan terdengar saat pedal gas diinjak.

2. Bunyi duk/jleg

  • Jika terdengar bunyi duk..duk atau jleg..jleg..saat kopling dilepas itu menandakan perangkat diferensial roda belakang sudah aus. Bantalan-bantalannya membutuhkan penggantian. Bisa juga karena gigi-gigi ring dan pinion sudah terlalu besar.

3. Bunyi cit..cit..cit

  • Bila terdengar bunyi cit..cit..cit yang makin lama makin cepat saat kendaraan melaju maka komponen crossjoint pada as kopel sudah aus dan mungkin harus diganti. Bisa juga karena komponen tersebut sudah lama tidak diberi gemuk sehingga lama-lama aus dan celahnya melebar.
  • Bila bunyi cit..cit..cit terdengar saat kendaraan bergoyang kemungkinan penyebabnya dari suspensi per daun. Bunyi timbul karena terjadi gesekan pada per daun karena logam yang kekeringan.

 

Sumber: